Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Karakter adalah sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang lain : tabiat, watak. Adapun berkarakter adalah mempunyai tabiat, mempunyai kepribadian dan berwatak.
Karakter berasal dari bahasa Yunani yang berarti “to mark” atau manandai dan memfokuskan bagaimana mengaplikasikan nilai kebaikan dalam bentuk tindakan/tingkah laku, sehingga orang yang tidak jujur, kejam, rakus, dan perilaku jelek lainnya dikatakaan orang berkarakter jelek. Sebaliknya, orang yang perilakunya sesuai dengan kaidah moral disebut dengan karakter mulia.
Pendidikan karakter adalah suatu system penanaman nilai-nilai karakter kepada warga sekolah yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran/kemauan dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut. Pendidikan karakter dapat dinamai sebagai “the deliberate us of all dimensions of school life o faster optimal character development”. Dalam pendidikan karakter sekolah, semua komponen (pemangku pendidikan) harus dilibatkan, termasuk komponen-komponen pendidikan itu sendiri yaitu isi kurikulum, proses pembelajaran dan penilaian, penanganan/pengelolaan mata pelajaran, pengelolaan sekolah, pelaksanaan aktifitas/kegiatan kokurikuler, pemberdayaan sarana dan prasarana, pembiayaan dan etos kerja seluruh warga sekolah.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa pendidikan karakter adalah segala sesuatu yang dilakukan guru, yang mampu mempengaruhi karakter peserta didik. Guru membantu membentuk watak peserta didik.
Menurut T. Ramli ( 2003 ), pendidikan karakter memiliki esensi dan makna yang sama dengan pendidikan moral dan pendidika akhlak. Tujuannya dalah membentuk pribadi anak supaya menjadi manusia yang baik. Oleh karena itu, hakekat dari pendidikan karakter dalam kontek pendidikan di Indonesia adalah pendidikan nilai, yakni pendidikan nilai-nilai luhur yang bersumber dari budaya bangsa Indonesia sendiri dalam rangka membina kepribadian generasi muda.
Pendidikan berkarakter berpijak dari karakter dasar manusia, bersumber dari nilai moral universal (bersifat absolute) yang bersumber dari agama, juga disebut sebagai the golden rule. Menurut para ahli psikologi, beberap karakter dasar tersebut adalah cinta kepada Allah dan ciptaanNya, tanggung jawab, jujur, hormat dan santun, kasih saying, peduli, kerjasama, percaya diri, kreatif, kerja keras, toleransi, cinta damai, serta cinta persatuan.
Pendidikan karakter merupakan upaya-upaya yang dirancang dan dilaksanakan secara sistematis untuk membantu peserta didik memahami nilai-nilai perilaku manusia yang berhubungan dengan tuhan, diri sendiri, sesame manusia, limgkungan dan kebangsaan yang terwujud dalam pikiran, sikap, perasaan, perkataan dan perbuatan berdasarkan norma-norma agama, hokum, tata karma, budaya dan adapt istiadat.
Pada dasArnya, pendidikan karakter merupakan penyempurnaan dari program pembelajaran yang sebelum, dengan pendidikan karakter ini diharapkan dapat memperbaiki keadaan pendidikan Indonesia. Pendidikan karakter ini melibat berbagai aspek, diantaranya, lingkungan sekolah, masyarakat dan yang terpenting lagi ialah keluarga, karena waktu siswa paling banyak ialah bersama keluarga, dan keluarga merupakan factor yang sangat dominant terhadap perkembangan karakter seorang anak.
Pendidikan karakter disusun dengan tujuan agar hasil dari pendidikan tersebut mampu memunculkan generasi yang berpengatahuan luas dan berbudi pekerti yang luhur. Pendidikan karakter masih perlu pembenahan, baik dari muatan kurikulum, mata pelajaran, metode pembelajaran maupun kondisi masing-masing sekolah.
blogku, motivasiku, untuk selalu belajar dan belajar... berusaha menjadi manusia selalu bermanfaat bagi orang lain
Sabtu, 07 April 2012
Keuntungan Hubungan Internasional Indonesia dengan Negara Lain
Perdagangan internasional adalah perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama. Penduduk yang dimaksud dapat berupa antarperorangan (individu dengan individu), antara individu dengan pemerintah suatu negara atau pemerintah suatu negara dengan pemerintah negara lain. Di banyak negara, perdagangan internasional menjadi salah satu faktor utama untuk meningkatkan GDP. Meskipun perdagangan internasional telah terjadi selama ribuan tahun (lihat Jalur Sutra, Amber Road), dampaknya terhadap kepentingan ekonomi, sosial, dan politik baru dirasakan beberapa abad belakangan. Perdagangan internasional pun turut mendorong Industrialisasi, kemajuan transportasi, globalisasi, dan kehadiran perusahaan multinasional.
Manfaat perdagangan internasional
Menurut Sadono Sukirno, manfaat perdagangan internasional adalah sebagai berikut:
1. Memperoleh barang yang tidak dapat diproduksi di negeri sendiri
Banyak faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan hasil produksi di setiap negara. Faktor-faktor tersebut diantaranya : Kondisi geografi, iklim, tingkat penguasaan iptek dan lain-lain. Dengan adanya perdagangan internasional, setiap negara mampu memenuhi kebutuhan yang tidak diproduksi sendiri.
2. Memperoleh keuntungan dari spesialisasi. Sebab utama kegiatan perdagangan luar negeri adalah untuk memperoleh keuntungan yang diwujudkan oleh spesialisasi. Walaupun suatu negara dapat memproduksi suatu barang yang sama jenisnya dengan yang diproduksi oleh negara lain, tapi ada kalanya lebih baik apabila negara tersebut mengimpor barang tersebut dari luar negeri.
3. Memperluas pasar dan menambah keuntungan, terkadang, para pengusaha tidak menjalankan mesin-mesinnya (alat produksinya) dengan maksimal karena mereka khawatir akan terjadi kelebihan produksi, yang mengakibatkan turunnya harga produk mereka. Dengan adanya perdagangan internasional, pengusaha dapat menjalankan mesin-mesinnya secara maksimal, dan menjual kelebihan produk tersebut keluar negeri.
4. Transfer teknologi modern. Perdagangan luar negeri memungkinkan suatu negara untuk mempelajari teknik produksi yang lebih efesien dan cara-cara manajemen yang lebih modern.
Banyak faktor yang mendorong suatu negara melakukan perdagangan internasional, di antaranya sebagai berikut:
1. Untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa dalam negeri
2. Keinginan memperoleh keuntungan dan meningkatkan pendapatan negara
3. Adanya perbedaan kemampuan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mengolah sumber daya ekonomi
4. Adanya kelebihan produk dalam negeri sehingga perlu pasar baru untuk menjual produk tersebut.
5. Adanya perbedaan keadaan seperti sumber daya alam, iklim, tenaga kerja, budaya, dan jumlah penduduk yang menyebabkan adanya perbedaan hasil produksi dan adanya keterbatasan produksi.
6. Adanya kesamaan selera terhadap suatu barang.
7. Keinginan membuka kerja sama, hubungan politik dan dukungan dari negara lain.
8. Terjadinya era globalisasi sehingga tidak satu negara pun di dunia dapat hidup sendiri.
Hukum Internasional merupakan sistem aturan yang digunakan untuk mengatur negara yang merdeka dan berdaulat (1). Hukum Internasionall terdiri atas sekumpulan hukum, yang sebagian besar terdiri dari prinsip – prinsip dan aturan tingkah laku yang mengikat negara – negara dan oleh karenanya ditaati dalam hubungan antara negara, yang juga meliputi:
a) Peraturan – peraturan hukum tentang pelaksanaan funsi lembaga – lembaga dan organisasi – organisasi Internasional serta hubungannya antara negara – negara dan individu – individu.
b) Peraturan – peraturan hukum tertentu tentang individu – individu dengan kesatuan – kesatuan bukan negara, sepanjang hak – hak dan kewajiban individu dengan kesatuan kesatuan tersebut merupakan masalah kerjasama internasional.
Pada dasarnya berklakunya Hukum Internasional didasarkan pada 2 prinsip :
a) Pacta Sunt Servanda, yaitu perjanjian harus dan hanya ditaati oleh pihak – pihak yang membuat perjanjian.
b) Primat Hukum Internasional , Yaitu perjanjian internasional mempunyai kedudukan yang lebih tinggi dari undang – undang Nasional Suatu negara perserta perjanjian.
Paradigma Baru Perdagangan Internasional
Perkembangan ekspor dari suatu Negara tidak hanya ditentukan oleh faktor-faktor keunggulan komparatif tetapi juga oleh faktor-faktor keunggulan kompetitif. Inti daripada paradigma keunggulan kompetitif adalah keunggulan suatu negara di dalam persaingan global selain ditentukan oleh keunggulan komparatif (teoriteori klasik dan H-O) yang dimilikinya dan juga karena adanya proteksi atau bantuan fasilitas dari pemerintah, juga sangat ditentukan oleh keunggulan kompetitifnya. Keunggulan kompetitif tidak hanya dimiliki oleh suatu negara, tetapi juga dimiliki oleh perusahaan-perusahaan di negara tersebut secara individu atau kelompok. Perbedaan lainnya dengan keunggulan komparatif adalah bahwa keunggulan kompetitif sifatnya lebih dinamis dengan perubahan-perubahan, misalnya teknologi dan sumber daya manusia.
Hubungan Kurs Dollar dengan Ekspor
Dalam sistem kurs mengambang, depresiasi atau apresiasi nilai mata uang akan mengakibatkan perubahan ke atas baik ekspor maupun impor. Jika kurs dollar Amerika serikat mengalami depresiasi, nilai mata uang dalam negeri melemah dan berarti nilai mata uang asing menguat kursnya (harganya) akan menyebabkan ekspor meningkat dan impor cenderung menurun. Jadi kurs valuta asing mempunyai hubungan yang searah dengan volume ekspor. Apabila nilai kurs dollar Amerika Serikat meningkat, maka volume ekspor juga akan meningkat.
Hubungan Kebijakan Ekspor dengan Volume Ekspor
Kebijakan perdagangan luar negeri, dalam hal ini kebijakan ekspor pada dasarnya ditujukan pada untuk mendukung upaya mewujudkan iklim usaha yang kondusif serta persaingan sehat baik atas dasar kepentingan nasional maupun kewajiban dari adanya perjanjian dan pengaturan perdagangan internasional yang pada gilirannya dapat meningkatkan daya saing produk. Dengan adanya kebijakan ekspor yang ditujukan untuk meningkatkan daya saing produk diharapkan setelah dikeluarkannya kebijakan tersebut akan dapat mendorong suatu peningkatan ekspor.
http://zhagitoloh.blogspot.com/2010/05/keuntungan-hubungan-internasional.html
Manfaat perdagangan internasional
Menurut Sadono Sukirno, manfaat perdagangan internasional adalah sebagai berikut:
1. Memperoleh barang yang tidak dapat diproduksi di negeri sendiri
Banyak faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan hasil produksi di setiap negara. Faktor-faktor tersebut diantaranya : Kondisi geografi, iklim, tingkat penguasaan iptek dan lain-lain. Dengan adanya perdagangan internasional, setiap negara mampu memenuhi kebutuhan yang tidak diproduksi sendiri.
2. Memperoleh keuntungan dari spesialisasi. Sebab utama kegiatan perdagangan luar negeri adalah untuk memperoleh keuntungan yang diwujudkan oleh spesialisasi. Walaupun suatu negara dapat memproduksi suatu barang yang sama jenisnya dengan yang diproduksi oleh negara lain, tapi ada kalanya lebih baik apabila negara tersebut mengimpor barang tersebut dari luar negeri.
3. Memperluas pasar dan menambah keuntungan, terkadang, para pengusaha tidak menjalankan mesin-mesinnya (alat produksinya) dengan maksimal karena mereka khawatir akan terjadi kelebihan produksi, yang mengakibatkan turunnya harga produk mereka. Dengan adanya perdagangan internasional, pengusaha dapat menjalankan mesin-mesinnya secara maksimal, dan menjual kelebihan produk tersebut keluar negeri.
4. Transfer teknologi modern. Perdagangan luar negeri memungkinkan suatu negara untuk mempelajari teknik produksi yang lebih efesien dan cara-cara manajemen yang lebih modern.
Banyak faktor yang mendorong suatu negara melakukan perdagangan internasional, di antaranya sebagai berikut:
1. Untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa dalam negeri
2. Keinginan memperoleh keuntungan dan meningkatkan pendapatan negara
3. Adanya perbedaan kemampuan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mengolah sumber daya ekonomi
4. Adanya kelebihan produk dalam negeri sehingga perlu pasar baru untuk menjual produk tersebut.
5. Adanya perbedaan keadaan seperti sumber daya alam, iklim, tenaga kerja, budaya, dan jumlah penduduk yang menyebabkan adanya perbedaan hasil produksi dan adanya keterbatasan produksi.
6. Adanya kesamaan selera terhadap suatu barang.
7. Keinginan membuka kerja sama, hubungan politik dan dukungan dari negara lain.
8. Terjadinya era globalisasi sehingga tidak satu negara pun di dunia dapat hidup sendiri.
Hukum Internasional merupakan sistem aturan yang digunakan untuk mengatur negara yang merdeka dan berdaulat (1). Hukum Internasionall terdiri atas sekumpulan hukum, yang sebagian besar terdiri dari prinsip – prinsip dan aturan tingkah laku yang mengikat negara – negara dan oleh karenanya ditaati dalam hubungan antara negara, yang juga meliputi:
a) Peraturan – peraturan hukum tentang pelaksanaan funsi lembaga – lembaga dan organisasi – organisasi Internasional serta hubungannya antara negara – negara dan individu – individu.
b) Peraturan – peraturan hukum tertentu tentang individu – individu dengan kesatuan – kesatuan bukan negara, sepanjang hak – hak dan kewajiban individu dengan kesatuan kesatuan tersebut merupakan masalah kerjasama internasional.
Pada dasarnya berklakunya Hukum Internasional didasarkan pada 2 prinsip :
a) Pacta Sunt Servanda, yaitu perjanjian harus dan hanya ditaati oleh pihak – pihak yang membuat perjanjian.
b) Primat Hukum Internasional , Yaitu perjanjian internasional mempunyai kedudukan yang lebih tinggi dari undang – undang Nasional Suatu negara perserta perjanjian.
Paradigma Baru Perdagangan Internasional
Perkembangan ekspor dari suatu Negara tidak hanya ditentukan oleh faktor-faktor keunggulan komparatif tetapi juga oleh faktor-faktor keunggulan kompetitif. Inti daripada paradigma keunggulan kompetitif adalah keunggulan suatu negara di dalam persaingan global selain ditentukan oleh keunggulan komparatif (teoriteori klasik dan H-O) yang dimilikinya dan juga karena adanya proteksi atau bantuan fasilitas dari pemerintah, juga sangat ditentukan oleh keunggulan kompetitifnya. Keunggulan kompetitif tidak hanya dimiliki oleh suatu negara, tetapi juga dimiliki oleh perusahaan-perusahaan di negara tersebut secara individu atau kelompok. Perbedaan lainnya dengan keunggulan komparatif adalah bahwa keunggulan kompetitif sifatnya lebih dinamis dengan perubahan-perubahan, misalnya teknologi dan sumber daya manusia.
Hubungan Kurs Dollar dengan Ekspor
Dalam sistem kurs mengambang, depresiasi atau apresiasi nilai mata uang akan mengakibatkan perubahan ke atas baik ekspor maupun impor. Jika kurs dollar Amerika serikat mengalami depresiasi, nilai mata uang dalam negeri melemah dan berarti nilai mata uang asing menguat kursnya (harganya) akan menyebabkan ekspor meningkat dan impor cenderung menurun. Jadi kurs valuta asing mempunyai hubungan yang searah dengan volume ekspor. Apabila nilai kurs dollar Amerika Serikat meningkat, maka volume ekspor juga akan meningkat.
Hubungan Kebijakan Ekspor dengan Volume Ekspor
Kebijakan perdagangan luar negeri, dalam hal ini kebijakan ekspor pada dasarnya ditujukan pada untuk mendukung upaya mewujudkan iklim usaha yang kondusif serta persaingan sehat baik atas dasar kepentingan nasional maupun kewajiban dari adanya perjanjian dan pengaturan perdagangan internasional yang pada gilirannya dapat meningkatkan daya saing produk. Dengan adanya kebijakan ekspor yang ditujukan untuk meningkatkan daya saing produk diharapkan setelah dikeluarkannya kebijakan tersebut akan dapat mendorong suatu peningkatan ekspor.
http://zhagitoloh.blogspot.com/2010/05/keuntungan-hubungan-internasional.html
Rabu, 21 Maret 2012
KATA-KATA MUTIARA
KATA-KATA MUTIARA
Emosi tidak akan membimbingmu pada suatu pemikiran atau tindakan positif. Oleh sebab itu tenangkan dirimu.
Maafkan kesalahan masa lalu, jangan sesali. Kemudian tegaslah membebaskan diri untuk hidup seutuhnya sekarang, dan dimasa depan.
Kamu tak akan bisa mendapatkan yang kamu inginkan jika kamu terlalu sibuk mengeluhkan apa yang telah kamu miliki. Bersyukurlah!
Tuhan memuliakan mereka yang mau bekerja keras. Dan modal utama untuk keberhasilan adalah kerja keras yang diiringi doa.
Jangan mengeluhkan masalah, karena Tuhan mempunyai tujuan tuk perjuanganmu saat ini. Pelajarilah apa yang hendak Tuhan ajarkan.
Doaku hari ini: Tuhan, terima kasih masih bersamaku pagi ini. Lindungilah mereka yang menyayangiku, berkatilah mereka.
Jangan berhenti berupaya ketika menemui kegagalan. Karena kegagalan adalah cara Tuhan mengajari kita tentang arti kesungguhan.
Kesederhanaan semburat warna krem pada tata ruas wajah, memberikan kesan flawless dan chic.
Untuk pemilik wajah putih, riasan mata dan bibir dengan pilihan warna-warna nuansa sedikit terang mampu membuat wajah tidak terlalu pucat.
Tak ada yg salah dalam menunjukkan kamu peduli tentang seseorang, yg salah adalah mengharapkan dia tuk melakukan hal yg sama.
Jangan pedulikan dia yg membencimu, dia bukan orang yg pantas dapatkan perhatianmu. Yg penting adalah dia yg selalu ada untukmu.
Dalam hidup, orang tak akan peduli berapa banyak yg kamu tahu hingga mereka tahu berapa banyak kamu peduli pada mereka.
Kau takkan tahu sbrp tulus ssorg mencintaimu sampai kau melihat sbrp tulus ia mencintaimu dlm kondisi terburukmu
Ketika kamu membenci seseorang, kamu sedang membuat hidupmu semakin rumit.
Jangan pernah menyerah! Jika Tuhan belum menjawab doamu, itu karena Tuhan punya rencana yg lebih baik tuk hidupmu.
Jangan tanyakan mengapa seseorang membencimu, sebelum kamu tanyakan dirimu sendiri mengapa kamu peduli akan hal itu.
Hanya karena kamu telah dapatkan cintanya, tak berarti kamu berhenti melakukan hal yg kamu lakukan ketika berusaha dapatkannya.
Seorg pria sejati tdk bisa dikelabui oleh matanya. Seorang wanita sejati tdk bersembunyi dibalik penampilannya.
Bahagia adalah milik mereka yg bangga menjadi dirinya sendiri, tanpa mencemaskan apa yg dipikirkan orang lain tentangnya.
JIka cinta ungkapkan saja, GO FOLLOW @DearCowok, ungkapkan isi hatimu tuk dia yg kamu cinta.
#DearCowok jangan cari yang tak ada, lihat aku yg tlh lama menantimu, ku pasti takkan kecewakanmu.
#DearCowok caramu yang membuat diriku jauh & sifatmu yang membuat diriku jenuh..
Jangan berpikir kamu tak mampu hidup tanpa dia yg meninggalkanmu. Percaya, ada seseorang yg lebih baik menunggumu di luar sana.
Janji tak akan berarti apa-apa jika kamu tak bisa menepatinya. Daripada berjanji, lebih baik tunjukkan dgn tindakan nyata.
Berhenti menyalahkan masa lalu, cobalah tuk menerimanya dan memahami bahwa ia telah jadikanmu pribadi yg lebih kuat.
Jangan terlalu memikirkan masa lalumu, kini mereka hanya kenangan. Tatap masa depanmu karena disanalah impian.
Hidup ini pilihan. Kamu yg sekarang adalah pilihan yg kamu ambil di masa lalu. Bijaklah dalam memilih langkahmu selanjutnya.
Tak peduli seburuk apapun masa lalumu, cintai dirimu. Hari ini kamu bisa memulai yg baru. Beri yg terbaik tuk masa depanmu.
Ketika masalah datang, selesaikan dng cepat sebelum menjadi lbh buruk atau kekhawatiranmu membuatnya makin rumit.
Jika kamu ingin seseorang percaya padamu, hal pertama yg harus dilakukan adalah meyakinkan mereka bahwa kamu mempercayai mereka.
Mendengarkan musik favorit akan melebarkan pembuluh darah, sehingga meningkatkan aliran darah.
Durian mengandung banyak asam amino triptofan, yang berguna untuk mengurangi rasa gelisah, depresi dan mengobati insomnia.
Sahabat adalah seseorang yg slalu ada disampingmu, yg sabar mendengarkan keluh kesahmu, dan bersedia menemanimu menjalani hidup.
Jangan pernah mengeluh atas kekuranganmu, karena kekurangan mengingatkanmu untuk terus mencari kekuatan yg ada dalam dirimu.
Bahagia bukan berarti segalanya sempurna. Bahagia adalah ketika kamu memutuskan tuk melihat segala sesuatu secara sempurna.
Kegagalan adalah cara Tuhan mengajarkan kamu tentang pantang menyerah, kesabaran, kerja keras dan percaya diri.
Jangan tangisi kesalahan, tapi tersenyumlah karena setiap kesalahan mengajarkanmu agar berupaya lebih baik lagi.
Emosi tidak akan membimbingmu pada suatu pemikiran atau tindakan positif. Oleh sebab itu tenangkan dirimu.
Maafkan kesalahan masa lalu, jangan sesali. Kemudian tegaslah membebaskan diri untuk hidup seutuhnya sekarang, dan dimasa depan.
Kamu tak akan bisa mendapatkan yang kamu inginkan jika kamu terlalu sibuk mengeluhkan apa yang telah kamu miliki. Bersyukurlah!
Tuhan memuliakan mereka yang mau bekerja keras. Dan modal utama untuk keberhasilan adalah kerja keras yang diiringi doa.
Jangan mengeluhkan masalah, karena Tuhan mempunyai tujuan tuk perjuanganmu saat ini. Pelajarilah apa yang hendak Tuhan ajarkan.
Doaku hari ini: Tuhan, terima kasih masih bersamaku pagi ini. Lindungilah mereka yang menyayangiku, berkatilah mereka.
Jangan berhenti berupaya ketika menemui kegagalan. Karena kegagalan adalah cara Tuhan mengajari kita tentang arti kesungguhan.
Kesederhanaan semburat warna krem pada tata ruas wajah, memberikan kesan flawless dan chic.
Untuk pemilik wajah putih, riasan mata dan bibir dengan pilihan warna-warna nuansa sedikit terang mampu membuat wajah tidak terlalu pucat.
Tak ada yg salah dalam menunjukkan kamu peduli tentang seseorang, yg salah adalah mengharapkan dia tuk melakukan hal yg sama.
Jangan pedulikan dia yg membencimu, dia bukan orang yg pantas dapatkan perhatianmu. Yg penting adalah dia yg selalu ada untukmu.
Dalam hidup, orang tak akan peduli berapa banyak yg kamu tahu hingga mereka tahu berapa banyak kamu peduli pada mereka.
Kau takkan tahu sbrp tulus ssorg mencintaimu sampai kau melihat sbrp tulus ia mencintaimu dlm kondisi terburukmu
Ketika kamu membenci seseorang, kamu sedang membuat hidupmu semakin rumit.
Jangan pernah menyerah! Jika Tuhan belum menjawab doamu, itu karena Tuhan punya rencana yg lebih baik tuk hidupmu.
Jangan tanyakan mengapa seseorang membencimu, sebelum kamu tanyakan dirimu sendiri mengapa kamu peduli akan hal itu.
Hanya karena kamu telah dapatkan cintanya, tak berarti kamu berhenti melakukan hal yg kamu lakukan ketika berusaha dapatkannya.
Seorg pria sejati tdk bisa dikelabui oleh matanya. Seorang wanita sejati tdk bersembunyi dibalik penampilannya.
Bahagia adalah milik mereka yg bangga menjadi dirinya sendiri, tanpa mencemaskan apa yg dipikirkan orang lain tentangnya.
JIka cinta ungkapkan saja, GO FOLLOW @DearCowok, ungkapkan isi hatimu tuk dia yg kamu cinta.
#DearCowok jangan cari yang tak ada, lihat aku yg tlh lama menantimu, ku pasti takkan kecewakanmu.
#DearCowok caramu yang membuat diriku jauh & sifatmu yang membuat diriku jenuh..
Jangan berpikir kamu tak mampu hidup tanpa dia yg meninggalkanmu. Percaya, ada seseorang yg lebih baik menunggumu di luar sana.
Janji tak akan berarti apa-apa jika kamu tak bisa menepatinya. Daripada berjanji, lebih baik tunjukkan dgn tindakan nyata.
Berhenti menyalahkan masa lalu, cobalah tuk menerimanya dan memahami bahwa ia telah jadikanmu pribadi yg lebih kuat.
Jangan terlalu memikirkan masa lalumu, kini mereka hanya kenangan. Tatap masa depanmu karena disanalah impian.
Hidup ini pilihan. Kamu yg sekarang adalah pilihan yg kamu ambil di masa lalu. Bijaklah dalam memilih langkahmu selanjutnya.
Tak peduli seburuk apapun masa lalumu, cintai dirimu. Hari ini kamu bisa memulai yg baru. Beri yg terbaik tuk masa depanmu.
Ketika masalah datang, selesaikan dng cepat sebelum menjadi lbh buruk atau kekhawatiranmu membuatnya makin rumit.
Jika kamu ingin seseorang percaya padamu, hal pertama yg harus dilakukan adalah meyakinkan mereka bahwa kamu mempercayai mereka.
Mendengarkan musik favorit akan melebarkan pembuluh darah, sehingga meningkatkan aliran darah.
Durian mengandung banyak asam amino triptofan, yang berguna untuk mengurangi rasa gelisah, depresi dan mengobati insomnia.
Sahabat adalah seseorang yg slalu ada disampingmu, yg sabar mendengarkan keluh kesahmu, dan bersedia menemanimu menjalani hidup.
Jangan pernah mengeluh atas kekuranganmu, karena kekurangan mengingatkanmu untuk terus mencari kekuatan yg ada dalam dirimu.
Bahagia bukan berarti segalanya sempurna. Bahagia adalah ketika kamu memutuskan tuk melihat segala sesuatu secara sempurna.
Kegagalan adalah cara Tuhan mengajarkan kamu tentang pantang menyerah, kesabaran, kerja keras dan percaya diri.
Jangan tangisi kesalahan, tapi tersenyumlah karena setiap kesalahan mengajarkanmu agar berupaya lebih baik lagi.
HUBUNGAN PAHAM-PAHAM BARU DAN TRANSFORMASI SOSIAL DENGAN KESADARAN DAN PERGERAKAN KEBANGSAAN
Perkembangan Paham-Paham Baru
1. Nasionalisme
Nasionalisme berasal dari kata nation(bahasa Inggris) dan natie (bahasa Belanda) yang berarti bangsa. Bangsa adalah sekelompok manusia yang tinggal dalam suatu daerah tertentu dan memiliki kemauan untuk bersatu karena adanya perasaan senasib, persamaan cita-cita, kepentingan dan tujuan.
sebab-sebab munculnya perasaan nasionalisme adalah : adanya kesamaan sejarah, agama bahasa, kebudayaan pemerintahan, tempat tinggal dan keinginan untuk mempertahankan serta mengembangkannya sebagai milik bersama.
Jadi nasionalisme adalah suatu sikap politik dan sosial dari kelompok-kelompok suatu bangsa yang mempunyai kesamaan kebudayaan, bahasa, dan wilayah serta kesamaan cita-cita dan tujuan, dengan demikian kelompok tersebut maerasakan adanya kesetiaan mendalam terhadap kelompok bangsa itu.
Pencetus paham nasionalisme adalah Joseph Ernest Renan, Otto Bouer, dan Hans Kohn.
Nasionalisme yang muncul di Eropa berbeda dengan nasionalisme yang muncul di Asia sebab Nasionalisme di Asia muncul sebagai reaksi terhadap kolonialisme dan imperialisme bangsa Eropa. Mereka menumbuhkan nasionalisme untuk melawan penjajahan. Sementara itu nasionalisme di Indonesia terasa pengaruhnya saat perang untuk memeproleh dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
2. Liberalisme
Liberalisme berasal dari kata Liberty artinya kebebasan. Kebebasan yang dimaksud adalah kebebasan bertempat tinggal, kemerdekaan pribadi, hak untuk menentang penindasan hak untuk mendapatkan perlindungan pribadi dan hak milik. Di Inggris liberalisme dilindungi sebuah piagam yaitu Magna Charta tahun 1215.
Tokoh-tokoh penganut paham liberalisme diantaranya Thomas Jefferson, Adam Smith, dan lain-lain.
Secara universal paham liberalisme berkembang sangat menonjol dalam bidang politik, ekonomi, agama, dan pers. Dalam bidang poltik, paham liberal berpengaruh terhadap perkembangan paham demokrasi yang disebut demokrasi liberal. Dalam bidang ekonomi, paham liberal akan menimbulkan persaingan bebas/ pasar bebas. Dalam bidang agama, paham liberal akan menimbulkan golongan atheis/ tidak beragama.
3. Sosialisme
Sosialisme berasal dai kata socious yang berarti masyarakat. Sosialisme adalah suatu paham yang menghendaki penggunaan hak milik secara bersama-sama dan dipergunakan untuk kesejahteraan bersama.
Tokoh penganut paham sosialisme diantaranya Karl Marx (Membuat buku Das Kapital), Frederich Engels, Robert Owen, dan lain-lain.
Sosialisme muncul sebagai akibat adanya Revolusi Industri di Inggris. Dimana waktu itu kaum buruh semakin menderita dengan upah yang rendah dan hidup dalam kemiskinan. Oleh karena itu, untuk mengangkat nasib kaum buruh muncul gerakan Revolusi Sosial.
4. Demokrasi
Demokrasi berasal dari bahasa Latin, Demos (rakyat) dan Cratein (memerintah). Jadi demokrasi adalah suatu paham yang mengakui hak segenap anggota masyarakat. Semboyan paham demokrasi adalah dari rakyat, untuk rakyat, dan oleh rakyat.
Demokrasi sudah ada sejak zaman Yunani Kuno ketika diperintah oleh Solon. pada masa itu dalam mengambil keputusan berdasarkan musyawarah oleh semua anggota masyarakat.
Macam-macam demokrasi:
a. Demokrasi Liberal (Demokrasi Parlemen) yaitu paham demokrasi yang memberikan kebebasan tak terbatas kepada anggotanya. Kekuasaan mayoritas mutlak atas minoritas. Kedudukan raja/presiden hanya sebagai lambang. Pemerintahan dipegang oleh Parlemen (DPR). Penganut paham ini diantaranya Perancis, Belgia, Belanda.
b. Demokrasi dengan sistem pemisahan kekuasaan. Pada paham ini kekuasaan raja/presiden sangat besar karena kedudukannya sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. Kekuasaan legialatif, eksekutif, dan yudikatif tidak saling berhubungan. Penganut paham ini adalah Amerika Serikat.
c. c. Demokrasi Rakyat. Demokrasi yang mengandung asas persamaan warga negara dalam semua bidang. Semua kepentingan yang menyangkut orang banyak diatur oleh pemerintah. Penganu paham ini misalnya Indonesia.
5. Pan-Islamisme
Pan-Islamisme merupakan paham yang bertujuan memperatukan umat Islam sedunia. Paham ini mengajak kaum Islam kembali ke Al-Quran dan Hadist serta menyerukan untuk berjuang melawan imperialisme Barat untuk merebut kemerdekaan bangsa.
Pan-Islamisme muncul akibat kemunduran dunia Islam dan kemajuan dunia Barat yang berusaha menjajah negara Islam. Paham ini dicetuskan oleh Jamaluddin al-Afgani (1839-1897). Kongres pertama berlangsung pada Mei 1926 yang dihadiri 12 negara. Pada tahun 1962 berhasil membentuk Liga Dunia Islam (Muslim World League) yang didukung oleh 43 negara. Tahun 1970 berhasil membentuk Organisasi Konferensi Islam (Organization of Islamic Conference).
KEMUNCULAN NASIONALISME DI INDONESIA
Faktor-faktor yang mempengaruhi munculnya nasionalisme :
1) Faktor dari dalam (internal)
a. Kenangan kejayaan masa lampau. Kejayaan masa lampau mendorong semangat untuk melepaskan diri dari penjajahan. Bagi Indonesia kenangan kejayaan masa lampau tampak dengan adanya kenangan akan kejayaan pada masa kerajaan Majapahit dan Sriwijaya. Dimana pada masa Majapahit, mereka mampu menguasai daerah seluruh nusantara, sedangkan masa Sriwijaya mampu berkuasa di lautan karena maritimnya yang kuat.
b. Penderitaan dan kesengsaraan akibat penjajahan. Penjajahan yang dilakukan oleh bangsa-bangsa Eropa terhadap bangsa Asia, Afrika mengakibatkan mereka hidup miskin dan menderita sehingga mereka ingin menentang imperialisme barat.
c. Munculnya golongan cendekiawan. Perkembangan pendidikan menyebabkan munculnya golongan cendekiawan baik hasil dari pendidikan barat maupun pendidikan Indonesia sendiri. Mereka menjadi penggerak dan pemimpin munculnya organisasi pergerakan nasional Indonesia yang selanjutnya berjuang untuk melawan penjajahan.
d. Perkembangan dalam bidang politik, sosial ekonomi, dan kebudayaan
1. Dalam bidang politik, upaya gerakan nasionalis menyuarakan aspirasi masyarakat pribumi yang telah hidup dalam penindasan dan penyelewengan hak asasi manusia.
2. Dalam bidang ekonomi, tampak dengan adanya usaha penghapusan eksploitasi ekonomi asing agar masyarakat yang bebas dari kesengsaraan dan kemelaratan untuk meningkatkan taraf hidup bangsa Indonesia.
3. Dalam bidang budaya, tampak dengan upaya untuk melindungi, memperbaiki dan mengembalikan budaya bangsa Indonesia yang hampir punah karena masuknya budaya asing di Indonesia.
2) Faktor dari luar (eksternal)
a. Kemenangan Jepang atas Rusia (1905). Tahun 1905 tentara Jepang berhasil mengalahkan Rusia. Hal ini dikarenakan, modernisasi yang dilakukan jepang yang telah membawa kemajuan pesat dalam berbagai bidang bahkan dalam bidang militer. Keberhasilan Jepang melawan Rusia inilah yang mendorong lahirnya semangat bangsa-bangsa Asia Afrika mulai bangkit melawan bangsa asing di negerinya.
b. Perkembangan Nasionalisme di Berbagai Negara
1. Pergerakan Kebangsaan India
India untuk menghadapi Inggris membentuk organisasi kebangsaan dengan nama All India National Congres (AINC). Tokohnya, Mahatma Gandhi, Pandit Jawaharlal Nehru, B.G. Tilak,dsb. Mahatma Gandhi memiliki dasar perjuangan :
a) Ahimsa (dilarang membunuh) yaitu gerakan anti peperangan
b) Hartal, merupakan gerakan dalam bentuk asli tanpa berbuat apapun walaupun mereka tetapi masuk kantor atau pabrik
c) Satyagraha merupakan gerakan rakyat India untuk tidak bekerja sama dengan pemerintah kolonial Inggris.
d) Swadesi merupakan gerakan rakyat India untuk memakai barang-barang buatan negeri sendiri
Selain itu adanya pendidikan Santiniketan oleh Rabindranath Tagore
2. Gerakan Kebangsaan Filipina
Digerakkan oleh Jose Rizal dengan tujuan untuk mengusir penjajah bangsa Spanyol di Wilayah Filipina. Jose ditangkap tanggal 30 September 1896 dijatuhi hukuman mati. Akhirnya dilanjutkan Emilio Aquinaldo yang berhasil memproklamasikan kemerdekaan Filipina tanggal 12 Juni 1898 tetapi Amerika Serikat berhasil menguasai Filipina dari kemerdekaan baru diberikan Amerika Serikat pada 4 Juli 1946.
3. Gerakan Nasionalis Rakyat Cina
Gerakan ini dipimpin oleh Dr. Sun Yat Sen, yang mengadakan pembaharuan dalam segala sektor kehidupan bangsa Cina. Dia menentang kekuasaan Dinasti Mandsyu. Dasar gerakan San Min Chu I:
a) Republik Cina adalah suatu negara nasional Cina (Nasionalisme)
b) Pemerintah Cina disusun atas dasar demokrasi (kedaulatan berada di tanggan rakyat)
c) Pemerintah Cina mengutamakan kesejahteraan sosial bagi rakyatnya.
Apa yang dilakukan oleh Dr. Sun Yat Sen sangat besar pengaruhnya terhadap pergerakan rakyat Indonesia. Terlebih lagi setelah terbentuknya Republik Nasionalis Cina (1911)
4. Pergerakan Turki Muda (1908)
Dipimpin oleh Mustafa Kemal Pasha menuntut pembaharuan dan modernisasi di segala sektor kehidupan masyarakatnya. Ia ingin agar dapat mengembangkan negerinya menjadi negara modern. Gerakan Turki Muda ini banyak mempengaruhi munculnya pergerakan nasional di Indonesia.
5. Pergerakan Nasionalisme Mesir
Dipimpin oleh Arabi Pasha (1881-1882) dengan tujuan menentang kekuasaan bangsa Eropa terutama Inggris atas negeri Mesir. Adanya pandangan modern dari Mesir yang dikemukakan oleh Muhammad Abduh mempengaruhi berdirinya organisasi-organisasi keagamaan di Indonesia seperti Muhammaddiyah.
bentuk strategi organisasi pergerakan
1. Perjuangan Bangsa Indonesia
No. Sebelum tahun 1908 Sesudah tahun 1908
1. Kurang adanya persatuan (Bersifat kedaerahan) Perjuangan bangsa Indonesia mulai menonjolkan persatuan
2. Faktor persenjataan Perjuangan tidk menggunakan senjata tradisional, melainkan menggunakan organisasi modern
3. Politik devide et impera (adu domba) Pemimpin perjuangan ialah golongan cerdik pandai
4. Masih tergantung pada pemimpin Sudah tidak tergantung pada pemimpin
2. Organisasi Pergerakan nasional
a. Budi Utomo
Budi Utomo didirikan oleh pelajar STOVIA di bawah pimpinan dr. Sutomo pada tanggal 20 Mei 1908. Organisasi ini merupakan organisasi pergerakan modern pertama sehingga tanggal itu ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Budi Utomo bukanlah organisasi politik. Tujuan Budi Utomo ialah untuk mencapai kemajuan yang harmonis bagi nusa dan bangsa. Untuk mencapai itu usaha yang ditempuh antara lain :
1) Memajukan pengajaran
2) Memajukan pertanian, peternakan,dan perdagangan.
3) Memajukan teknik dan industri
4) Menghidupkan kembali kebudayaan
Tahun 1930 Budi Utomo tidak lagi bersifat lokal tetapi nasional. Bahkan perkembangan berikutnya, pada tahun 1935 Budi Utomo berintegrasi dengan Persatuan Bangsa Indonesia menjadi Partai Indonesia Raya (Parindra)
b. Sarekat Islam
Sarekat Dagang Islam (1911) didirikan oleh seorang saudagar kaya raya H. Samanhudi di Laweyan (Surakarta). Latar belakang didirikannya SDI adalah terjadinya persaingan perdagangan antara pedagang pribumi dan pedagang Cina. Pada masa HOS Tjokroaminoto, Sarekat Dagang Islam namanya diubah menjadi Sarekat Islam (SI) tahun 1912, pusat kedudukannya di Surabaya. Tujuan Sarekat Islam adalah Memajukan perdagangan dan Memajukan agama Islam. Belanda khawatir SI akan menjadi besar sehingga Belanda mengadakan devide et impera antar anggota SI dengan cara menyusupkan idiologi komunis sehingga SI pecah menjadi 2:
1) SI sayap kanan atau SI Sayap putih SI ini tetap berlandaskan nasionalisme dan keislaman (agamis). Tokohnya HOS Cokroaminoto dan H. Agus Salim serta Surya Pranoto. Pusatnya di Jogjakarta.
2) SI sayap kiri atau SI sayap merah SI ini berhalauan sosialis kiri (komunis) yang nantinya menjadi PKI. Tokohnya Semaun. Adapun pusatnya di Semarang.
Pada Kongres nasional SI ketujuh di Madiun tahun 1923 SI diganti menjadi PSI atau Partai Sarekat Islam. Tujuannya untuk menghapus kesan SI dari pengaruh sosialisme kiri. Tahun 1929 Partai Sarekat Islam (PSI) diganti lagi menjadi Partai Sarekat Islam Indonesia (PSII).
c. Indische Partij
Organisasi ini merupakan organisasi politik pertama yang didirikan pada 25 Desember 1912 oleh Tiga Serangkai yang terdiri dari Suwardi Suryaningrat/Ki Hajar Dewantoro, dr. Cipto Mangunkusumo, dan dr.EFE Douwes Dekker/Danur Dirjo Setiabudi. Cita-cita perjuangan IP disebarluaskan melalui surat kabar De Express. Karena IP merupakan partai yang tegas dan menyatakan ingin memerdekakan Indonesia, maka Belanda melarang IP beroperasi. Walaupun demikian tokoh-tokoh IP tetap berjuang seperti Ki Hajar Dewantoro yang mengkritik Belanda dengan tulisannya berjudul Seandainya Saya Seorang Belanda (Als Ik Eens Nederlander was). Akibatnya mereka ditangkap dan diasingkan ke Belanda.
d. Muhammadiyah
Organisasi ini didirikan oleh K.H.Ahmad dahlan pada 18 November 1912 di Yogyakarta. Tujuan pendirian Muhammadiyah yaitu :
1) Memajukan pengajaran dan pendidikan berdasarkan agama Islam
2) Mengembangkan pengetahuan ilmu agama dan cara-cara hidup menurut peraturan agama Islam, yang diselaraskan dengan kehidupan modern.
Langkah-langkah yang ditempuh oleh Muhammadiyah dalam mencapai tujuannya antara lain :
1) Mendirikan, memelihara, dan membantu pendirian sekolah-sekolah berdasarkan agama islam.
2) Mendirikan dan memelihara masjid, langgar, poliklinik, rumah yatim piatu, dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya.
3) Menyebarluaskan ketentuan-ketentuan dalam agama Islam,
4) Mendirikan organisasi kepemudaan yang diberi nama Hisbul Wathan
5) Membentuk lembaga Maselis Tarjih, yaitu lembaga yang bertugas mengeluarkan fatwa.
Muhammadiyah juga memperhatikan pendidikan wanita. Organisasi wanita Muhammadiyah diberi nama Aisyiyah. Tujuan didirikannya Aisyiyah ialah untuk membantu memberi pendidikan bagi wanita Islam di Indonesia.
e. Partai Komunis Indonesia(PKI)
Komunis masuk ke Indonesia pertama kali dibawa oleh Sneevlietdengan mendirikan Indische Social Demokratische Vereening (ISDV). PKI di Indonesia terbentuk setelah Sarekat Islam Merah atau sayap kiri memisahkan diri dari keanggotaan Sarekat Islam. Sebagai sebuah organisasi PKI beraliran sosialis revolusioner dan dipimpin oleh Semaun. Kegiatan PKI diarahkan untuk mempertentangkan antarkelas dalam masyarakat, dengan kekuatan utama terletak pada golongan buruh. Pada tahun 1920 PKI berhasil mengadakan konggres di semarang, yang menghasilkan keputusan yaitu PKI menggabungkan diri dengan Comunistiche Internationale (Comintern).
Puncak kegiatan PKI dengan melakukan pemberontakan yang mengalami banyak kegagalan sehingga tokoh-tokoh PKI banyak yang melarikan diri ke luar negeri.
f. Partai Nasional Indonesia (PNI)
Didirikan pada tanggal 4 Juli 1927 di Bandung di bawah pimpinan Ir. Soekarno. Tujuan PNI adalah Indonesia Merdeka. Asas perjuangan PNI yaitu :
1. Self help, yaitu bekerja menurut kemampuan sendiri baik dalam lapangan politik, ekonomi maupun budaya.
2. Non-kooperatif, yaitu tidak menjalin kerjasama dengan penjajah.
3. Sosio-demokrasi atau marhaenisme, yaitu dengan pengerahan masyarakat tertindas yang hidup dalam kemiskinan di tanah yang kaya raya.
Para tokoh PNI ditangkap oleh Belanda. Di pengadilan Bandung Soekarno mengkritik pemerintah Belanda dalam pledoinya yang berjudul Indonesia Menggugat. Setelah tokoh-tokoh PNI ditangkap dalam tubuh PNI terdapat perbedaan pandangan. Hal ini mengakibatkan PNI terbagi menjadi 2 menjadi :
1. Partai Indonesia (Partindo) di bawah pimpinan Sartono. Para tokoh Partindo seperti Sartono, Amir Syarifudin, Sanusi Pane, dan AK Gani akhirnya membentuk Gerakan Rakyat Indonesia (Gerindo). Partai ini menempuh cara lunak, yaitu kooperatif dengan Belanda karena khawatir dibubarkan. Tujuan Gerindo ialah untuk mencapai Indonesia Merdeka.
2. 2) Pendidikan Nasional Indonesia (PNI Baru) dibawah pimpinan Moh Hatta.
g. Gerakan Wanita
Munculnya gerakan wanita diawali oleh suatu kesadaran untuk meningkatkan derajat kaum wanita (emansipasi). Secara umum, perkembangan gerakan wanita dapat dibagi kedalam beberapa tahap sebagai berikut :
1. Tahap pertama (feodalisme). Tahap ini ditandai dengan munculnya tokoh-tokoh wanita dari golongan bangsawan, seperti RA. Kartini, Dewi Sartika yang menuntut adanya persamaan peran antara golongan wanita dan pria.
2. Tahap kedua (masa pergerakan nasional). Ditandai dengan munculnya organisasi-organisasi kewanitaan, baik yang bergerak dalam bidang pendidikan, sosial maupun lapangan yang lainnya. Tujuannya ialah untuk mendukung pergerakan nasional dalam rangka mencapai kemerdekaan Indonesia.
3. Tahap ketiga (persatuan gerakan wanita). Tahap ini ditandai dengan adanya konggres Wanita I pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta.Tujuannya ialah untuk mempererat hubungan antar perkumpulan wanita guna memperbaiki nasib golongan wanita Indonesia.
h. Taman Siswa
Pada tanggal 3 Juli 1922, Ki Hajar Dewantoro mendirikan perguruan Taman Siswa di Yogyakarta. Tujuannya ialah mewujudkan masyarakat yang tata tentrem, tertib, dan damai. Metode yang digunakan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh Taman siswa antara lain :
• Menciptakan suasana rumah tangga sekolah.
• Adanya sistem pondok Indonesia, yaitu sistem tempat tinggal di asrama bagi para siswanya.
• Siswa yang lebih tua mempunyai tanggung jawab membantu kelancaran pendidikan dan pengajaran kepada siswa yang lebih muda.
i. Perhimpunan Indonesia
Organisasi ini didirikan oleh para mahasiswa Indonesia yang ada di negeri Belanda pada tahun 1908. Pada awalnya bernama Indische Verening yang kemudian diganti menjadi Perhimpunan Indonesia. Tujuan PI untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, ditempuh dengan mengambil haluan politik yang non kooperatif dan menyatakan bahwa tanah air Indonesia adalah satu serta tidak dapat dibagi-bagi. Tokoh-tokoh PI diantaranya Moh Hatta, Iwa Kusumasumantri, dan Ali Sastroamidjojo. Alat propaganda perjuangan PI untuk menyebarluaskan cita-cita perjuangannya di Indonesia ialah melalui majalah Hindia Poetra yang kemudian diubah menjadi Indonesia Merdeka.
j. Permufakatan Perhimpunan-perhimpunan Politik Kebangsaan indonesia (PPPKI)
Upaya untuk menyatukan semua perkumpulan dan organisasi pergerakan nasional yang ada, muncul dari Ir. Soekarno (PNI) dan Dr. Sukiman (Sarekat Islam). Sejalan dengan itu pada tanggal 17 Desember 1927 terbentuk Permufakatan Perhimpunan-perhimpunan Politik Kebangsaan indonesia (PPPKI). Kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan oleh PPPKI antara lain :
1) Berusaha mempersatukan memperkuat haluan aksi kebangsaan, terutama dalam menggalang kekuatan dan kekuasaan ke dalam.
2) Berusaha menghindari perselisihan dengan tidak akan membiacarakan masalah non kooperasi, keagamaan, asas perhimpunan, dan lainnya yang menimbulkan perpecahan.
3) Keputusan yang diambil secara bulat mengikat semua anggota federasi, sedangkan keputusan yang diambil denga tidak dengan suara bulat hanya akan dilaksanakan oleh partainya.
k. Gerakan Pemuda
Pada tanggal 7 Maret 1915, di Jakarta, para pemuda seperti dr. R. Satiman Wirjosandjojo, Kadarman, dan Sunardi mendirikan organisasi kepemudaan yang keanggotaannya terdiri dari anak sekolah menengah di Jawa dan Madura. Perkumpulan itu diberi nama Trikoro Dharmo. Trikoro Dharmo artinya tiga tujuan mulia yangmeliputi: sakti, budi, dan bakti. Tujuan perkumpulan ini adalah mencapai Jawa Raya dengan cara memperkokoh rasa persatuan antar pemuda Jawa, Madura, Sunda, Bali, dan Lombok. Dalam rangka untuk mewujudkan persatuan, pada kongres di Solo tanggal 12 Juli 1918, Trikoro Dharmo diubah menjadi Jong Java.
l. Konggres Pemuda
1) Konggres Pemuda I
Konggres Pemuda I diadakan di Jakarta pada tanggal 30 April 1926 – 2 Mei 1926 , diketuai oleh Muh. Tabrani. Namun, Kongres Pemuda Indonesia I belum dapat menghasilkan keputusan yang mewujudkan persatuan seluruh pemuda. Kongres Pemuda Indonesia I hanyalah persiapan Kongres Pemuda Indonesia II.
2) Konggres Pemuda II
Konggres pemuda II diadakan di Jakarta tanggal 27-28 Oktober 1928 yang diketuai oleh Soegondo Djojopoespito. Pada malam penutupan tanggal 28 Oktober 1928, Kongres Pemuda Indonesia II mengambil keputusan sebagai berikut:
a) Menerima lagu “Indonesia Raya” ciptaan W.R. Supratman
b) sebagai lagu Kebangsaan Indonesia.
c) Menerima sang “Merah Putih” sebagai Bendera Indonesia.
d) Semua organisasi pemuda dilebur menjadi satu dengan nama
e) Indonesia Muda (berwatak nasional dalam arti luas).
f) Diikrarkannya “Sumpah Pemuda” oleh semua wakil pemuda yang hadir.
m. Partai Indonesia Raya (Parindra)
Partai ini didirikan oleh dr. Sutomo tahun 1935. Parindra adalah partai peleburan antara Budi Utomo dan Persatuan Bangsa Indonesia (PBI). Tujuan Parindra adalah mencapai Indonesia Raya yang mulia dan sempurna, karena bersifat kooperatif, maka Parindra mempunyai wakil-wakil di Dewan Perwakilan Rakyat (Volksraad). Tokoh Parindra yang duduk di Volkstraad ialah Moh. Husni Tamrin, R. Sukardjo Pranoto, R.P. Suroso, Wiryoningrat, dan Mr. Susanto Tirtoprodjo. Usaha-usaha yang dilakukan Parindra antara lain:
1. Membentuk usaha rukun tani.
2. Mendirikan organisasi rukun tani.
3. Membentuk serikat pekerja.
4. Menganjurkan rakyat agar menggunakan barang-barangproduk sendiri dan lain-lain.
n. Majelis Islam A’La Indonesia (MIAI)
MIAI merupakan wujud gagasan persatuan dan kesatuan bangsa yang tumbuh dari kalangan Islam dengan maksud untuk mengatasi berbagai kendala dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa. Pencetus dibentuknya MIAI adalah KH.Mas Mansyur dari Muhammadiyah, dibantu oleh KH. Ahmad Dahlan dari Muhammadiyah, dan KH. abdul Wahab dari NU. Tujuannya adalah untuk mempererat hubungan antara perhimpunan-perhimpunan Islam Indonesia dan kaum Islam di luar Indonesia serta mempersatukan suara-suara untuk membela Islam. Setelah Jepang mencurigai bahwa MIAI dimanfaatkan untuk perjuangan bangsa Indonesia, akhirnya MIAI dibubarkan, dan sebagai gantinya, Jepang membentuk Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi).
o. Petisi Sutarjo
Pada tanggal 15 Juli 1936 dari gagasan Sutarjo Kartohadikusumo, partai politik Indonesia mengajukan Petisi Sutarjo yang berisi tuntutan politik, agar diadakan konferensi antara wakil Belanda dan Indonesia atas dasar persamaan derajat untuk mengakhiri kekuasaan Belanda di Indonesia. Sayangnya, petisi ini ditolak oleh pemerintah kerajaan Belanda.
p. Gabungan Politik Indonesia (GAPI)
Didirikan oleh Muh. Husni Thamrin tanggal 21 Mei 1939. GAPI merupakan gabungan dari organisasi kebangsaan yang terdiri dari Parindra, PNI, Pasundan, PSII, Persatuan Minahasa, dan Gerindo. Tuntutan GAPI adalah agar Indonesia diberi perwakilan di parlemen. Asas kegiatan GAPI yaitu :
• hak menentukan nasibnya sendiri.
• persatuan nasional seluruh bangsa Indonesia berdasarkan demokrasi dalam bidang sosial, politik, dan ekonomi.
• mengadakan kesatuan aksi seluruh pergerakan nasional.
Tindakan nyata yang dilakukan GAPI mengadakan konggres Rakyat Indonesia pada tanggal 23-25 Desember 1939, yang menghasilkan suatu kesepakatan untuk membentuk badan perwakilan sejenis parlemen didalam struktur pemerintahan kolonial Belanda. Tuntutan GAPI ditanggapai oleh Belanda dengan membentuk Komisi Visman yang bertugas menyelidiki perubahan ketatanegaraan yang ada di Indonesia.
TERBENTUKNYA IDENTITAS KEBANGSAAN NASIONAL INDONESIA
1. Munculnya nama Indonesia
Istilah Indonesia digunakan sejak:
a. J.R. Logan seorang pegawai pemerintah Inggris di Penang. Pada tahun 1850 menggunakan istilah Indonesia untuk menyebut penduduk dan kepulauan nusantara dalam karangan yang berjudul Journal of the Indian Archipelago and Estern Asia.
b. Earl G.Windsor, seorang ahli etnologi dari Inggris . Pada tahun 1850 ia menggunakan nama Indu-nesians dan melayu-nesians untuk menyebut bangsa- bangsa Papua, Australia, dan melayu Polinesia.
c. Adapun tokoh-tokoh lain yang mempopulerkan istilah Indonesia seperti Adolf Bastian (1884), Kern, Snouck Hurgronje, Van Vallenhoven, dan lain-lain.
d. Tahun 1924 Istilah Indonesia dijadikan pula nama organisasi mahasiswa di negara Belanda yang awalnya bernama ”Indische Vereninging” menjadi ”Perhimpunan Indonesia”
e. Nama majalah ”Hindia Poetra” menjadi ”Indonesia Merdeka”
f. Istilah Indonesia semakin populer sejak Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Melalui Sumpah Pemuda kata Indonesia dijadikan sebagai identitas kebangsaan yang diakui oleh setiap suku bangsa, organisasi-organisasi pergerakan yang ada di Indonesia maupun yang di luar wilayah Indonesia.
g. Kata Indonesia dikukuhkan kembali dalam Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945.
2. Terbentuknya nasionalisme Kebangsaan Indonesia
Nasionalisme Indonesia timbul didorong oleh faktor:
a. Pendidikan. Bagian dari tujuan Politik Etis (Edukasi, Irigasi, dan Transmigrasi)
b. Masuk dan berkembangnya paham baru seperti nasionalisme, sosialisme, liberalisme, dan demokrasi.
c. Diskriminasi terhadap pribumi dalam segala aspek kehidupan. Misalnya dalam aspek pendidikan hanya orang tertentu yang boleh sekolah. Sekolah pada zaman Belanda contohnya HCS (Hollands Chinese School) sekolah untuk orang Cina, ELS, dan HIS.
1. Nasionalisme
Nasionalisme berasal dari kata nation(bahasa Inggris) dan natie (bahasa Belanda) yang berarti bangsa. Bangsa adalah sekelompok manusia yang tinggal dalam suatu daerah tertentu dan memiliki kemauan untuk bersatu karena adanya perasaan senasib, persamaan cita-cita, kepentingan dan tujuan.
sebab-sebab munculnya perasaan nasionalisme adalah : adanya kesamaan sejarah, agama bahasa, kebudayaan pemerintahan, tempat tinggal dan keinginan untuk mempertahankan serta mengembangkannya sebagai milik bersama.
Jadi nasionalisme adalah suatu sikap politik dan sosial dari kelompok-kelompok suatu bangsa yang mempunyai kesamaan kebudayaan, bahasa, dan wilayah serta kesamaan cita-cita dan tujuan, dengan demikian kelompok tersebut maerasakan adanya kesetiaan mendalam terhadap kelompok bangsa itu.
Pencetus paham nasionalisme adalah Joseph Ernest Renan, Otto Bouer, dan Hans Kohn.
Nasionalisme yang muncul di Eropa berbeda dengan nasionalisme yang muncul di Asia sebab Nasionalisme di Asia muncul sebagai reaksi terhadap kolonialisme dan imperialisme bangsa Eropa. Mereka menumbuhkan nasionalisme untuk melawan penjajahan. Sementara itu nasionalisme di Indonesia terasa pengaruhnya saat perang untuk memeproleh dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
2. Liberalisme
Liberalisme berasal dari kata Liberty artinya kebebasan. Kebebasan yang dimaksud adalah kebebasan bertempat tinggal, kemerdekaan pribadi, hak untuk menentang penindasan hak untuk mendapatkan perlindungan pribadi dan hak milik. Di Inggris liberalisme dilindungi sebuah piagam yaitu Magna Charta tahun 1215.
Tokoh-tokoh penganut paham liberalisme diantaranya Thomas Jefferson, Adam Smith, dan lain-lain.
Secara universal paham liberalisme berkembang sangat menonjol dalam bidang politik, ekonomi, agama, dan pers. Dalam bidang poltik, paham liberal berpengaruh terhadap perkembangan paham demokrasi yang disebut demokrasi liberal. Dalam bidang ekonomi, paham liberal akan menimbulkan persaingan bebas/ pasar bebas. Dalam bidang agama, paham liberal akan menimbulkan golongan atheis/ tidak beragama.
3. Sosialisme
Sosialisme berasal dai kata socious yang berarti masyarakat. Sosialisme adalah suatu paham yang menghendaki penggunaan hak milik secara bersama-sama dan dipergunakan untuk kesejahteraan bersama.
Tokoh penganut paham sosialisme diantaranya Karl Marx (Membuat buku Das Kapital), Frederich Engels, Robert Owen, dan lain-lain.
Sosialisme muncul sebagai akibat adanya Revolusi Industri di Inggris. Dimana waktu itu kaum buruh semakin menderita dengan upah yang rendah dan hidup dalam kemiskinan. Oleh karena itu, untuk mengangkat nasib kaum buruh muncul gerakan Revolusi Sosial.
4. Demokrasi
Demokrasi berasal dari bahasa Latin, Demos (rakyat) dan Cratein (memerintah). Jadi demokrasi adalah suatu paham yang mengakui hak segenap anggota masyarakat. Semboyan paham demokrasi adalah dari rakyat, untuk rakyat, dan oleh rakyat.
Demokrasi sudah ada sejak zaman Yunani Kuno ketika diperintah oleh Solon. pada masa itu dalam mengambil keputusan berdasarkan musyawarah oleh semua anggota masyarakat.
Macam-macam demokrasi:
a. Demokrasi Liberal (Demokrasi Parlemen) yaitu paham demokrasi yang memberikan kebebasan tak terbatas kepada anggotanya. Kekuasaan mayoritas mutlak atas minoritas. Kedudukan raja/presiden hanya sebagai lambang. Pemerintahan dipegang oleh Parlemen (DPR). Penganut paham ini diantaranya Perancis, Belgia, Belanda.
b. Demokrasi dengan sistem pemisahan kekuasaan. Pada paham ini kekuasaan raja/presiden sangat besar karena kedudukannya sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. Kekuasaan legialatif, eksekutif, dan yudikatif tidak saling berhubungan. Penganut paham ini adalah Amerika Serikat.
c. c. Demokrasi Rakyat. Demokrasi yang mengandung asas persamaan warga negara dalam semua bidang. Semua kepentingan yang menyangkut orang banyak diatur oleh pemerintah. Penganu paham ini misalnya Indonesia.
5. Pan-Islamisme
Pan-Islamisme merupakan paham yang bertujuan memperatukan umat Islam sedunia. Paham ini mengajak kaum Islam kembali ke Al-Quran dan Hadist serta menyerukan untuk berjuang melawan imperialisme Barat untuk merebut kemerdekaan bangsa.
Pan-Islamisme muncul akibat kemunduran dunia Islam dan kemajuan dunia Barat yang berusaha menjajah negara Islam. Paham ini dicetuskan oleh Jamaluddin al-Afgani (1839-1897). Kongres pertama berlangsung pada Mei 1926 yang dihadiri 12 negara. Pada tahun 1962 berhasil membentuk Liga Dunia Islam (Muslim World League) yang didukung oleh 43 negara. Tahun 1970 berhasil membentuk Organisasi Konferensi Islam (Organization of Islamic Conference).
KEMUNCULAN NASIONALISME DI INDONESIA
Faktor-faktor yang mempengaruhi munculnya nasionalisme :
1) Faktor dari dalam (internal)
a. Kenangan kejayaan masa lampau. Kejayaan masa lampau mendorong semangat untuk melepaskan diri dari penjajahan. Bagi Indonesia kenangan kejayaan masa lampau tampak dengan adanya kenangan akan kejayaan pada masa kerajaan Majapahit dan Sriwijaya. Dimana pada masa Majapahit, mereka mampu menguasai daerah seluruh nusantara, sedangkan masa Sriwijaya mampu berkuasa di lautan karena maritimnya yang kuat.
b. Penderitaan dan kesengsaraan akibat penjajahan. Penjajahan yang dilakukan oleh bangsa-bangsa Eropa terhadap bangsa Asia, Afrika mengakibatkan mereka hidup miskin dan menderita sehingga mereka ingin menentang imperialisme barat.
c. Munculnya golongan cendekiawan. Perkembangan pendidikan menyebabkan munculnya golongan cendekiawan baik hasil dari pendidikan barat maupun pendidikan Indonesia sendiri. Mereka menjadi penggerak dan pemimpin munculnya organisasi pergerakan nasional Indonesia yang selanjutnya berjuang untuk melawan penjajahan.
d. Perkembangan dalam bidang politik, sosial ekonomi, dan kebudayaan
1. Dalam bidang politik, upaya gerakan nasionalis menyuarakan aspirasi masyarakat pribumi yang telah hidup dalam penindasan dan penyelewengan hak asasi manusia.
2. Dalam bidang ekonomi, tampak dengan adanya usaha penghapusan eksploitasi ekonomi asing agar masyarakat yang bebas dari kesengsaraan dan kemelaratan untuk meningkatkan taraf hidup bangsa Indonesia.
3. Dalam bidang budaya, tampak dengan upaya untuk melindungi, memperbaiki dan mengembalikan budaya bangsa Indonesia yang hampir punah karena masuknya budaya asing di Indonesia.
2) Faktor dari luar (eksternal)
a. Kemenangan Jepang atas Rusia (1905). Tahun 1905 tentara Jepang berhasil mengalahkan Rusia. Hal ini dikarenakan, modernisasi yang dilakukan jepang yang telah membawa kemajuan pesat dalam berbagai bidang bahkan dalam bidang militer. Keberhasilan Jepang melawan Rusia inilah yang mendorong lahirnya semangat bangsa-bangsa Asia Afrika mulai bangkit melawan bangsa asing di negerinya.
b. Perkembangan Nasionalisme di Berbagai Negara
1. Pergerakan Kebangsaan India
India untuk menghadapi Inggris membentuk organisasi kebangsaan dengan nama All India National Congres (AINC). Tokohnya, Mahatma Gandhi, Pandit Jawaharlal Nehru, B.G. Tilak,dsb. Mahatma Gandhi memiliki dasar perjuangan :
a) Ahimsa (dilarang membunuh) yaitu gerakan anti peperangan
b) Hartal, merupakan gerakan dalam bentuk asli tanpa berbuat apapun walaupun mereka tetapi masuk kantor atau pabrik
c) Satyagraha merupakan gerakan rakyat India untuk tidak bekerja sama dengan pemerintah kolonial Inggris.
d) Swadesi merupakan gerakan rakyat India untuk memakai barang-barang buatan negeri sendiri
Selain itu adanya pendidikan Santiniketan oleh Rabindranath Tagore
2. Gerakan Kebangsaan Filipina
Digerakkan oleh Jose Rizal dengan tujuan untuk mengusir penjajah bangsa Spanyol di Wilayah Filipina. Jose ditangkap tanggal 30 September 1896 dijatuhi hukuman mati. Akhirnya dilanjutkan Emilio Aquinaldo yang berhasil memproklamasikan kemerdekaan Filipina tanggal 12 Juni 1898 tetapi Amerika Serikat berhasil menguasai Filipina dari kemerdekaan baru diberikan Amerika Serikat pada 4 Juli 1946.
3. Gerakan Nasionalis Rakyat Cina
Gerakan ini dipimpin oleh Dr. Sun Yat Sen, yang mengadakan pembaharuan dalam segala sektor kehidupan bangsa Cina. Dia menentang kekuasaan Dinasti Mandsyu. Dasar gerakan San Min Chu I:
a) Republik Cina adalah suatu negara nasional Cina (Nasionalisme)
b) Pemerintah Cina disusun atas dasar demokrasi (kedaulatan berada di tanggan rakyat)
c) Pemerintah Cina mengutamakan kesejahteraan sosial bagi rakyatnya.
Apa yang dilakukan oleh Dr. Sun Yat Sen sangat besar pengaruhnya terhadap pergerakan rakyat Indonesia. Terlebih lagi setelah terbentuknya Republik Nasionalis Cina (1911)
4. Pergerakan Turki Muda (1908)
Dipimpin oleh Mustafa Kemal Pasha menuntut pembaharuan dan modernisasi di segala sektor kehidupan masyarakatnya. Ia ingin agar dapat mengembangkan negerinya menjadi negara modern. Gerakan Turki Muda ini banyak mempengaruhi munculnya pergerakan nasional di Indonesia.
5. Pergerakan Nasionalisme Mesir
Dipimpin oleh Arabi Pasha (1881-1882) dengan tujuan menentang kekuasaan bangsa Eropa terutama Inggris atas negeri Mesir. Adanya pandangan modern dari Mesir yang dikemukakan oleh Muhammad Abduh mempengaruhi berdirinya organisasi-organisasi keagamaan di Indonesia seperti Muhammaddiyah.
bentuk strategi organisasi pergerakan
1. Perjuangan Bangsa Indonesia
No. Sebelum tahun 1908 Sesudah tahun 1908
1. Kurang adanya persatuan (Bersifat kedaerahan) Perjuangan bangsa Indonesia mulai menonjolkan persatuan
2. Faktor persenjataan Perjuangan tidk menggunakan senjata tradisional, melainkan menggunakan organisasi modern
3. Politik devide et impera (adu domba) Pemimpin perjuangan ialah golongan cerdik pandai
4. Masih tergantung pada pemimpin Sudah tidak tergantung pada pemimpin
2. Organisasi Pergerakan nasional
a. Budi Utomo
Budi Utomo didirikan oleh pelajar STOVIA di bawah pimpinan dr. Sutomo pada tanggal 20 Mei 1908. Organisasi ini merupakan organisasi pergerakan modern pertama sehingga tanggal itu ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Budi Utomo bukanlah organisasi politik. Tujuan Budi Utomo ialah untuk mencapai kemajuan yang harmonis bagi nusa dan bangsa. Untuk mencapai itu usaha yang ditempuh antara lain :
1) Memajukan pengajaran
2) Memajukan pertanian, peternakan,dan perdagangan.
3) Memajukan teknik dan industri
4) Menghidupkan kembali kebudayaan
Tahun 1930 Budi Utomo tidak lagi bersifat lokal tetapi nasional. Bahkan perkembangan berikutnya, pada tahun 1935 Budi Utomo berintegrasi dengan Persatuan Bangsa Indonesia menjadi Partai Indonesia Raya (Parindra)
b. Sarekat Islam
Sarekat Dagang Islam (1911) didirikan oleh seorang saudagar kaya raya H. Samanhudi di Laweyan (Surakarta). Latar belakang didirikannya SDI adalah terjadinya persaingan perdagangan antara pedagang pribumi dan pedagang Cina. Pada masa HOS Tjokroaminoto, Sarekat Dagang Islam namanya diubah menjadi Sarekat Islam (SI) tahun 1912, pusat kedudukannya di Surabaya. Tujuan Sarekat Islam adalah Memajukan perdagangan dan Memajukan agama Islam. Belanda khawatir SI akan menjadi besar sehingga Belanda mengadakan devide et impera antar anggota SI dengan cara menyusupkan idiologi komunis sehingga SI pecah menjadi 2:
1) SI sayap kanan atau SI Sayap putih SI ini tetap berlandaskan nasionalisme dan keislaman (agamis). Tokohnya HOS Cokroaminoto dan H. Agus Salim serta Surya Pranoto. Pusatnya di Jogjakarta.
2) SI sayap kiri atau SI sayap merah SI ini berhalauan sosialis kiri (komunis) yang nantinya menjadi PKI. Tokohnya Semaun. Adapun pusatnya di Semarang.
Pada Kongres nasional SI ketujuh di Madiun tahun 1923 SI diganti menjadi PSI atau Partai Sarekat Islam. Tujuannya untuk menghapus kesan SI dari pengaruh sosialisme kiri. Tahun 1929 Partai Sarekat Islam (PSI) diganti lagi menjadi Partai Sarekat Islam Indonesia (PSII).
c. Indische Partij
Organisasi ini merupakan organisasi politik pertama yang didirikan pada 25 Desember 1912 oleh Tiga Serangkai yang terdiri dari Suwardi Suryaningrat/Ki Hajar Dewantoro, dr. Cipto Mangunkusumo, dan dr.EFE Douwes Dekker/Danur Dirjo Setiabudi. Cita-cita perjuangan IP disebarluaskan melalui surat kabar De Express. Karena IP merupakan partai yang tegas dan menyatakan ingin memerdekakan Indonesia, maka Belanda melarang IP beroperasi. Walaupun demikian tokoh-tokoh IP tetap berjuang seperti Ki Hajar Dewantoro yang mengkritik Belanda dengan tulisannya berjudul Seandainya Saya Seorang Belanda (Als Ik Eens Nederlander was). Akibatnya mereka ditangkap dan diasingkan ke Belanda.
d. Muhammadiyah
Organisasi ini didirikan oleh K.H.Ahmad dahlan pada 18 November 1912 di Yogyakarta. Tujuan pendirian Muhammadiyah yaitu :
1) Memajukan pengajaran dan pendidikan berdasarkan agama Islam
2) Mengembangkan pengetahuan ilmu agama dan cara-cara hidup menurut peraturan agama Islam, yang diselaraskan dengan kehidupan modern.
Langkah-langkah yang ditempuh oleh Muhammadiyah dalam mencapai tujuannya antara lain :
1) Mendirikan, memelihara, dan membantu pendirian sekolah-sekolah berdasarkan agama islam.
2) Mendirikan dan memelihara masjid, langgar, poliklinik, rumah yatim piatu, dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya.
3) Menyebarluaskan ketentuan-ketentuan dalam agama Islam,
4) Mendirikan organisasi kepemudaan yang diberi nama Hisbul Wathan
5) Membentuk lembaga Maselis Tarjih, yaitu lembaga yang bertugas mengeluarkan fatwa.
Muhammadiyah juga memperhatikan pendidikan wanita. Organisasi wanita Muhammadiyah diberi nama Aisyiyah. Tujuan didirikannya Aisyiyah ialah untuk membantu memberi pendidikan bagi wanita Islam di Indonesia.
e. Partai Komunis Indonesia(PKI)
Komunis masuk ke Indonesia pertama kali dibawa oleh Sneevlietdengan mendirikan Indische Social Demokratische Vereening (ISDV). PKI di Indonesia terbentuk setelah Sarekat Islam Merah atau sayap kiri memisahkan diri dari keanggotaan Sarekat Islam. Sebagai sebuah organisasi PKI beraliran sosialis revolusioner dan dipimpin oleh Semaun. Kegiatan PKI diarahkan untuk mempertentangkan antarkelas dalam masyarakat, dengan kekuatan utama terletak pada golongan buruh. Pada tahun 1920 PKI berhasil mengadakan konggres di semarang, yang menghasilkan keputusan yaitu PKI menggabungkan diri dengan Comunistiche Internationale (Comintern).
Puncak kegiatan PKI dengan melakukan pemberontakan yang mengalami banyak kegagalan sehingga tokoh-tokoh PKI banyak yang melarikan diri ke luar negeri.
f. Partai Nasional Indonesia (PNI)
Didirikan pada tanggal 4 Juli 1927 di Bandung di bawah pimpinan Ir. Soekarno. Tujuan PNI adalah Indonesia Merdeka. Asas perjuangan PNI yaitu :
1. Self help, yaitu bekerja menurut kemampuan sendiri baik dalam lapangan politik, ekonomi maupun budaya.
2. Non-kooperatif, yaitu tidak menjalin kerjasama dengan penjajah.
3. Sosio-demokrasi atau marhaenisme, yaitu dengan pengerahan masyarakat tertindas yang hidup dalam kemiskinan di tanah yang kaya raya.
Para tokoh PNI ditangkap oleh Belanda. Di pengadilan Bandung Soekarno mengkritik pemerintah Belanda dalam pledoinya yang berjudul Indonesia Menggugat. Setelah tokoh-tokoh PNI ditangkap dalam tubuh PNI terdapat perbedaan pandangan. Hal ini mengakibatkan PNI terbagi menjadi 2 menjadi :
1. Partai Indonesia (Partindo) di bawah pimpinan Sartono. Para tokoh Partindo seperti Sartono, Amir Syarifudin, Sanusi Pane, dan AK Gani akhirnya membentuk Gerakan Rakyat Indonesia (Gerindo). Partai ini menempuh cara lunak, yaitu kooperatif dengan Belanda karena khawatir dibubarkan. Tujuan Gerindo ialah untuk mencapai Indonesia Merdeka.
2. 2) Pendidikan Nasional Indonesia (PNI Baru) dibawah pimpinan Moh Hatta.
g. Gerakan Wanita
Munculnya gerakan wanita diawali oleh suatu kesadaran untuk meningkatkan derajat kaum wanita (emansipasi). Secara umum, perkembangan gerakan wanita dapat dibagi kedalam beberapa tahap sebagai berikut :
1. Tahap pertama (feodalisme). Tahap ini ditandai dengan munculnya tokoh-tokoh wanita dari golongan bangsawan, seperti RA. Kartini, Dewi Sartika yang menuntut adanya persamaan peran antara golongan wanita dan pria.
2. Tahap kedua (masa pergerakan nasional). Ditandai dengan munculnya organisasi-organisasi kewanitaan, baik yang bergerak dalam bidang pendidikan, sosial maupun lapangan yang lainnya. Tujuannya ialah untuk mendukung pergerakan nasional dalam rangka mencapai kemerdekaan Indonesia.
3. Tahap ketiga (persatuan gerakan wanita). Tahap ini ditandai dengan adanya konggres Wanita I pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta.Tujuannya ialah untuk mempererat hubungan antar perkumpulan wanita guna memperbaiki nasib golongan wanita Indonesia.
h. Taman Siswa
Pada tanggal 3 Juli 1922, Ki Hajar Dewantoro mendirikan perguruan Taman Siswa di Yogyakarta. Tujuannya ialah mewujudkan masyarakat yang tata tentrem, tertib, dan damai. Metode yang digunakan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh Taman siswa antara lain :
• Menciptakan suasana rumah tangga sekolah.
• Adanya sistem pondok Indonesia, yaitu sistem tempat tinggal di asrama bagi para siswanya.
• Siswa yang lebih tua mempunyai tanggung jawab membantu kelancaran pendidikan dan pengajaran kepada siswa yang lebih muda.
i. Perhimpunan Indonesia
Organisasi ini didirikan oleh para mahasiswa Indonesia yang ada di negeri Belanda pada tahun 1908. Pada awalnya bernama Indische Verening yang kemudian diganti menjadi Perhimpunan Indonesia. Tujuan PI untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, ditempuh dengan mengambil haluan politik yang non kooperatif dan menyatakan bahwa tanah air Indonesia adalah satu serta tidak dapat dibagi-bagi. Tokoh-tokoh PI diantaranya Moh Hatta, Iwa Kusumasumantri, dan Ali Sastroamidjojo. Alat propaganda perjuangan PI untuk menyebarluaskan cita-cita perjuangannya di Indonesia ialah melalui majalah Hindia Poetra yang kemudian diubah menjadi Indonesia Merdeka.
j. Permufakatan Perhimpunan-perhimpunan Politik Kebangsaan indonesia (PPPKI)
Upaya untuk menyatukan semua perkumpulan dan organisasi pergerakan nasional yang ada, muncul dari Ir. Soekarno (PNI) dan Dr. Sukiman (Sarekat Islam). Sejalan dengan itu pada tanggal 17 Desember 1927 terbentuk Permufakatan Perhimpunan-perhimpunan Politik Kebangsaan indonesia (PPPKI). Kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan oleh PPPKI antara lain :
1) Berusaha mempersatukan memperkuat haluan aksi kebangsaan, terutama dalam menggalang kekuatan dan kekuasaan ke dalam.
2) Berusaha menghindari perselisihan dengan tidak akan membiacarakan masalah non kooperasi, keagamaan, asas perhimpunan, dan lainnya yang menimbulkan perpecahan.
3) Keputusan yang diambil secara bulat mengikat semua anggota federasi, sedangkan keputusan yang diambil denga tidak dengan suara bulat hanya akan dilaksanakan oleh partainya.
k. Gerakan Pemuda
Pada tanggal 7 Maret 1915, di Jakarta, para pemuda seperti dr. R. Satiman Wirjosandjojo, Kadarman, dan Sunardi mendirikan organisasi kepemudaan yang keanggotaannya terdiri dari anak sekolah menengah di Jawa dan Madura. Perkumpulan itu diberi nama Trikoro Dharmo. Trikoro Dharmo artinya tiga tujuan mulia yangmeliputi: sakti, budi, dan bakti. Tujuan perkumpulan ini adalah mencapai Jawa Raya dengan cara memperkokoh rasa persatuan antar pemuda Jawa, Madura, Sunda, Bali, dan Lombok. Dalam rangka untuk mewujudkan persatuan, pada kongres di Solo tanggal 12 Juli 1918, Trikoro Dharmo diubah menjadi Jong Java.
l. Konggres Pemuda
1) Konggres Pemuda I
Konggres Pemuda I diadakan di Jakarta pada tanggal 30 April 1926 – 2 Mei 1926 , diketuai oleh Muh. Tabrani. Namun, Kongres Pemuda Indonesia I belum dapat menghasilkan keputusan yang mewujudkan persatuan seluruh pemuda. Kongres Pemuda Indonesia I hanyalah persiapan Kongres Pemuda Indonesia II.
2) Konggres Pemuda II
Konggres pemuda II diadakan di Jakarta tanggal 27-28 Oktober 1928 yang diketuai oleh Soegondo Djojopoespito. Pada malam penutupan tanggal 28 Oktober 1928, Kongres Pemuda Indonesia II mengambil keputusan sebagai berikut:
a) Menerima lagu “Indonesia Raya” ciptaan W.R. Supratman
b) sebagai lagu Kebangsaan Indonesia.
c) Menerima sang “Merah Putih” sebagai Bendera Indonesia.
d) Semua organisasi pemuda dilebur menjadi satu dengan nama
e) Indonesia Muda (berwatak nasional dalam arti luas).
f) Diikrarkannya “Sumpah Pemuda” oleh semua wakil pemuda yang hadir.
m. Partai Indonesia Raya (Parindra)
Partai ini didirikan oleh dr. Sutomo tahun 1935. Parindra adalah partai peleburan antara Budi Utomo dan Persatuan Bangsa Indonesia (PBI). Tujuan Parindra adalah mencapai Indonesia Raya yang mulia dan sempurna, karena bersifat kooperatif, maka Parindra mempunyai wakil-wakil di Dewan Perwakilan Rakyat (Volksraad). Tokoh Parindra yang duduk di Volkstraad ialah Moh. Husni Tamrin, R. Sukardjo Pranoto, R.P. Suroso, Wiryoningrat, dan Mr. Susanto Tirtoprodjo. Usaha-usaha yang dilakukan Parindra antara lain:
1. Membentuk usaha rukun tani.
2. Mendirikan organisasi rukun tani.
3. Membentuk serikat pekerja.
4. Menganjurkan rakyat agar menggunakan barang-barangproduk sendiri dan lain-lain.
n. Majelis Islam A’La Indonesia (MIAI)
MIAI merupakan wujud gagasan persatuan dan kesatuan bangsa yang tumbuh dari kalangan Islam dengan maksud untuk mengatasi berbagai kendala dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa. Pencetus dibentuknya MIAI adalah KH.Mas Mansyur dari Muhammadiyah, dibantu oleh KH. Ahmad Dahlan dari Muhammadiyah, dan KH. abdul Wahab dari NU. Tujuannya adalah untuk mempererat hubungan antara perhimpunan-perhimpunan Islam Indonesia dan kaum Islam di luar Indonesia serta mempersatukan suara-suara untuk membela Islam. Setelah Jepang mencurigai bahwa MIAI dimanfaatkan untuk perjuangan bangsa Indonesia, akhirnya MIAI dibubarkan, dan sebagai gantinya, Jepang membentuk Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi).
o. Petisi Sutarjo
Pada tanggal 15 Juli 1936 dari gagasan Sutarjo Kartohadikusumo, partai politik Indonesia mengajukan Petisi Sutarjo yang berisi tuntutan politik, agar diadakan konferensi antara wakil Belanda dan Indonesia atas dasar persamaan derajat untuk mengakhiri kekuasaan Belanda di Indonesia. Sayangnya, petisi ini ditolak oleh pemerintah kerajaan Belanda.
p. Gabungan Politik Indonesia (GAPI)
Didirikan oleh Muh. Husni Thamrin tanggal 21 Mei 1939. GAPI merupakan gabungan dari organisasi kebangsaan yang terdiri dari Parindra, PNI, Pasundan, PSII, Persatuan Minahasa, dan Gerindo. Tuntutan GAPI adalah agar Indonesia diberi perwakilan di parlemen. Asas kegiatan GAPI yaitu :
• hak menentukan nasibnya sendiri.
• persatuan nasional seluruh bangsa Indonesia berdasarkan demokrasi dalam bidang sosial, politik, dan ekonomi.
• mengadakan kesatuan aksi seluruh pergerakan nasional.
Tindakan nyata yang dilakukan GAPI mengadakan konggres Rakyat Indonesia pada tanggal 23-25 Desember 1939, yang menghasilkan suatu kesepakatan untuk membentuk badan perwakilan sejenis parlemen didalam struktur pemerintahan kolonial Belanda. Tuntutan GAPI ditanggapai oleh Belanda dengan membentuk Komisi Visman yang bertugas menyelidiki perubahan ketatanegaraan yang ada di Indonesia.
TERBENTUKNYA IDENTITAS KEBANGSAAN NASIONAL INDONESIA
1. Munculnya nama Indonesia
Istilah Indonesia digunakan sejak:
a. J.R. Logan seorang pegawai pemerintah Inggris di Penang. Pada tahun 1850 menggunakan istilah Indonesia untuk menyebut penduduk dan kepulauan nusantara dalam karangan yang berjudul Journal of the Indian Archipelago and Estern Asia.
b. Earl G.Windsor, seorang ahli etnologi dari Inggris . Pada tahun 1850 ia menggunakan nama Indu-nesians dan melayu-nesians untuk menyebut bangsa- bangsa Papua, Australia, dan melayu Polinesia.
c. Adapun tokoh-tokoh lain yang mempopulerkan istilah Indonesia seperti Adolf Bastian (1884), Kern, Snouck Hurgronje, Van Vallenhoven, dan lain-lain.
d. Tahun 1924 Istilah Indonesia dijadikan pula nama organisasi mahasiswa di negara Belanda yang awalnya bernama ”Indische Vereninging” menjadi ”Perhimpunan Indonesia”
e. Nama majalah ”Hindia Poetra” menjadi ”Indonesia Merdeka”
f. Istilah Indonesia semakin populer sejak Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Melalui Sumpah Pemuda kata Indonesia dijadikan sebagai identitas kebangsaan yang diakui oleh setiap suku bangsa, organisasi-organisasi pergerakan yang ada di Indonesia maupun yang di luar wilayah Indonesia.
g. Kata Indonesia dikukuhkan kembali dalam Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945.
2. Terbentuknya nasionalisme Kebangsaan Indonesia
Nasionalisme Indonesia timbul didorong oleh faktor:
a. Pendidikan. Bagian dari tujuan Politik Etis (Edukasi, Irigasi, dan Transmigrasi)
b. Masuk dan berkembangnya paham baru seperti nasionalisme, sosialisme, liberalisme, dan demokrasi.
c. Diskriminasi terhadap pribumi dalam segala aspek kehidupan. Misalnya dalam aspek pendidikan hanya orang tertentu yang boleh sekolah. Sekolah pada zaman Belanda contohnya HCS (Hollands Chinese School) sekolah untuk orang Cina, ELS, dan HIS.
Langganan:
Postingan (Atom)