.quickedit{ display:none; }

Sabtu, 17 Maret 2012

SOAL ULANGAN KEMUHAMMADIYAHAN

SOAL ULANGAN HARIAN SEMESTER GENAP KELAS 5

NAMA : ……………………………………………
MAPEL : KEMUHAMMADIYAHAN
I. Pilihlah jawaban yang benar pada huruf a, b, c. dan d pada pertanyaan di bawah ini !
1. Berikut adalah sifat-sifat nabi Muhammad SAW kecuali ….
a. Shiddiq c. Khianat
b. Tabligh d. Amanah
2. Amanah artinya ….
a. Menyampaikan c. dapat dipercaya
b. Membenarkan d. cerdas
3. Fathonah artinya ….
a. Menyampaikan c. dapat dipercaya
b. Membenarkan d. cerdas
4. Seorang Pimpinan Muhammadiyah harus selalu istiqomah dan meneladani ….
a. Nabi Musa c. Nabi Muhammad
b. Presiden d. Nabi Isa
5. Salah satu Kriteria untuk menjadi pimpinan Muhammadiyah ialah ….
a. beramal soleh, dan siap berkorban
b. iklas dan egois
c. percaya diri dan sombong
d. istiqomah dan kikir
6. Dalam organisasi Muhammadiyah dikenal dua bentuk Pimpinan yaitu ….
a. Pimpinan tunggal dan ganda
b. Pimpinan ganda dan majemuk
c. Pimpinan tunggal dan kolektif
d. Pimpinan ganda dan beragam
7. Berdasarkan Anggaran Dasar pasal 9, Pimpinan Muhammadiyah disusun bertingkat-tingak dari atas hingga bawah, banyaknya struktur Pimpinan Muhammadiyah ialah ….
a. 5 b. 6 c. 7 d. 8
8. Pimpinan Pusat Muhammadiyah berada di ….
a. Jakarta c. Jakarta dan Yogyakarta
b. Yogyakarta d. semua salah
9. Pimpinan Muhammadiyah Paling bawah ialah ….
a. Pimpinan Pusat c. Pimpinan Ranting
b. Pimpinan Daerah d. Pimpinan Wilayah
10. Masa Jabatan Pimpinan Pusat Muhammadiyah ialah … tahun.
a. 4 b. 5 c. 6 d. 7 11. Nama Pendiri Muhammadiyah ialah ….
a. KH. Ibrahim c. KH. Ahmad Dahlan
b. KH. Mas Mansur d. KH. AR Fachrudin
12. Pendiri Muhammadiyah lahir pada tanggal ….
a. 1 Agustus 1868 c. 1 Agustus 1886
b. 1 Agustus 1688 d. 1 Agustus 1898
13. Ahmad Dahlan Mendirikan Muhammadiyah pada tanggal ….
a. 18 Nopember 1921 c. 19 Nopember 1912
b. 18 Nopember 1912 d. 19 Nopember 1921
14. Nama kecil Ahmad Dahlan ialah ….
a. Muhammad Dahlan c. Muhammad Fadhil
b. Muhammad Darwisy d. Ahmad Dahlan
15. Ahmad Dahlan Mendapat penghargaan dari pemerintah RI sebagai ….
a. Pimpinan Negara c. Pahlawan Nasional
b. Pahlawan d. Presiden
16. Pimpinan Muhammadiyah setelah Ahmad Dahlan ialah ….
a. KH. Mas Mansur c. Din Samsudin
b. KH. Ibrahim d. KH. AR Fachrudin
17. Berikut adalah kegiatan-kegiatan Muhammadiyah yang menonjol pada masa Pimpinan KH. Ibrahim, kecuali ….
a. Mendirikan Fonds Dahlan
b. Mengirim alumni sekolah Muhammadiyah ke pelosok tanah air
c. Mendirikan Uitgeesfser My
d. Mendirikan Bank
18. KH. Mas Mansur berasal dari ….
a. Madura c. Surabaya
b. Kauman d. Bangkalan
19. Kebijaksanaan KH. Mas Mansur disebut juga dengan ….
a. 12 Langkah c. 11 Langkah
b. 13 Langkah d. 10 Langkah
20. KH. MAs MAnsur juga mendapatkan perhargaan dari Pemerintah RI sebagai ….
a. Pahlawan Revolusi c. Pahlawan Daerah
b. Pahlawan Nasional d. Pemimpin Nasional
II. Isilah titik-titik di bawah ini dengan benar !
1. Seorang pimpinan Muhammadiyah harus bisa menjadi tauladan bagi ….
2. Seorang Pimpinan Muhammadiyah harus mewarisi sifat kepemimpinan Rasulullah. Sifat Rasulullah ialah ….
3. Pimpinan Daerah Muhammadiyah berada di tingkat ….
4. Ketua Pimpinan Muhammadiyah Pusat sekarang ialah ….
5. Gerakan Dakwah Muhammadiyah ialah ….
6. Ketua Pimpinan Muhammadiyah Pertama ialah ….
7. Pimpinan Muhamamdiyah dari Jawa Timur ialah ….
8. Pimpinan Muhammadiyah setelah KH. Ahmad Dahlan ialah ….
9. Pengajian yang dilakukan KH. Ibrahim ialah dengan metode Sorogan. Sorogan artinya ….
10. Kebijakan KH. Mas Mansur yang pertama berbunyi ….

Sabtu, 10 Maret 2012

AHMAD DAHLAN "SANG PENCERAH"



Menurut Wikipedia, Kyai Haji Ahmad Dahlan (lahir di Yogyakarta, 1 Agustus 1868 – meninggal di Yogyakarta, 23 Februari 1923 pada umur 54 tahun) adalah seorang Pahlawan Nasional Indonesia. Ia adalah putera keempat dari tujuh bersaudara dari keluarga K.H. Abu Bakar. KH Abu Bakar adalah seorang ulama dan khatib terkemuka di Masjid Besar Kasultanan Yogyakarta pada masa itu, dan ibu dari K.H. Ahmad Dahlan adalah puteri dari H. Ibrahim yang juga menjabat penghulu Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat pada masa itu.

Kisah perjalanan hidup sang pencerah ini, diangkat dalam film layar lebar oleh seorang sutradara muda yang juga merupakan anak didik dari salah satu perguruan Muhammadiyah. film yang disusun dengan latar yang sesuai apda jamannya sehingga diharapkan dapat memunculkan kesan kehidupan pada waktu itu. Film ini bisa dikatan sebagai film religi, film motivasi, dan masih banyak lagi.

Di Sang Pencerah, kita dapat melihat antara pertentangan agama dan pertentangan kultural. Terlihat saat scene dimana seorang Kyai tidak bisa membedakan antara pengertian residen dan presiden yang menimbulkan kesalahpahaman. Ada juga seorang Kyai menganggap menggunakan meja dan papan tulis adalah kafir, padahal beliau sendiri menggunakan kereta. Menggelitik namun mampu menyampaikan pesan.

Ikranegara yang berperan sebagai bapaknya Ahmad Dahlan menyatakan bahwa ada tiga pesan yang dapat kita petik dari seorang Ahmad Dahlan: keluar dari kemiskinan, pendidikan, dan masalah kesehatan.

Di sini kita melihat akting perdana Giring Nidji dan Ikhsan Idol dalam sebuah film. Lukman Sardi yang telah memainkan berbagai peran berbeda dalam setiap film sangat hidup dalam memerankan sosok Ahmad Dahlan. Film yang tergolong serius ini ditolong Dennis Adhiswara yang memecah kekakuan dengan aktingnya. Kita juga bisa melihat akting Mario Irwinsyah, Zaskia Adya Medca, Joshua, Slamet Raharjo, Agus Kuncoro, Pangki Suwito dan masih banyak lagi.

Selain sebagai sutradara, Hanung juga sukses sebagai penulis skenario. Potongan dialog dalam film ini yang menyelipkan pesan:
1. Seorang pemimpin yang baik tidak meninggalkan keluarganya, apalagi umatnya.
2. Kalau kita tahu, kita tidak akan belajar.
3. Agama itu sebuah proses, seperti udara pagi yang menyegarkan kita.
4. Orang beragama adalah orang yang merasakan keindahan, sabar dan ikhlas
5. Buat apa membaca ayat Al-quran kalau cuma buat dihapal.
6. Dalam ajaran Islam yang benar, tidak boleh ada pemaksaan.
7. Ketika kita dimusuhi, kita tidak boleh membalas memusuhi.
8. Ketika kita disakiti, kita tidak boleh membalas menyakiti.
9. Kita boleh punya prinsip, asal jangan fanatik.
10. Ketika kita memimpin orang lain, apakah mampu memimpin diri sendiri?

Ada pesan penting dalam Sang Pencerah, dalam usia 21 tahun seorang Muhammad Darwis yang bertransformasi menjadi Ahmad Dahlan memiliki pemikiran berani mengubah suatu perubahan yang selama ini salah. Contoh kecilnya adalah masalah kiblat. Semoga setelah menonton ini, para pemuda-pemudi Indonesia mendapat pencerahan bahwa melakukan perubahan tidak harus menunggu saat dewasa, dan memulailah perubahan kecil yang suatu saat menghasilkan perubahan besar.

PESAN AHMAD DAHLAN UNTUK KITA.


Muhammadiyah pada masa sekarang ini berbeda dengan Muhammadiyah pada masa mendatang. Karena itu hendaknya warga muda-mudi Muhammadiyah terus menjalani dan menempuh pendidikan serta menuntut ilmu pengetahuan ( dan teknologi ) dimana dan ke mana saja. Menjadilah dokter sesudah itu kembalilah kepada Muhammadiyah. Jadilah meester, insinyur dan (profesional) lalu kemmbalilah kepada Muhammadiyah sesuadah itu.

Di masa yang akan datang, anak-anak warga Muhammadiyah tidak hanya akan tersebar di seantero tanah air, tapi akan tersebar ke seluruh dunia. Penyebaran anak-anak muda Muhammadiyah tersebut juga bukan semata-mata karena tugas keilmuan, melainkan juga akibat hubungan perkawinan.

Pesan ini begitu mulia dan benar-benar terjadi. saat ini Muhammadiyah tidak hanya ada di jogja, tetapi ada di seluruh tanah air, bahkan sekarang telah tersebar di seluruh penjuru dunia.Dakwah Amar Ma'ruf Nahi Munkar yang diterapkan banyak mendapat respon positif dari masyarakat dunia khususnya masyarakat muslim.

Muhammadiyah berdiri dari sebuah pemikiran yang diawali dengan perenungan tehadap Ayat Alqur'an. yang kemudian menumbuh sikap cara berpikir yang kritis yang bisa membawa banyak manfaat bagi masyarakat luas.

Jumat, 02 Maret 2012

PEMILIK SYURGA


Di jepang dulu pernah ada tradisi membuang org yg sudah tua ke hutan.
Mrk yg dibuang adl org tua yg sudah tdk berdaya sehingga tdk memberatkan kehidupan anak2nya.
Pd suatu hari ada seorg pemuda yg berniat membuang ibunya kehutan, krn si Ibu tlh lumpuh dan agak pikun.
Si pemuda tampak bergegas menyusuri hutan sambil menggendong ibunya. Si Ibu yg kelihatan tak berdaya berusaha menggapai setiap ranting pohon yang bisa diraihnya lalu mematahkannya dan menaburkannya disepanjang jalan yg mereka lalui.
Sesampai didalam hutan yg sangat lebat, si anak menurunkan Ibu tsb dan mengucapkan kata perpisahan sambil berusaha menahan sedih krn ternyata dia tdk menyangka tega melakukan perbuatan ini terhdp Ibunya.
... Justru si Ibu yang tampak tegar, dalam senyumnya dia berkata " Anakku, Ibu sangat menyayangimu. Sejak kau kecil sampai dewasa Ibu selalu merawatmu dgn segenap cintaku. Bahkan sampai hari ini rasa sayangku tdk berkurang sedikitpun. Tadi Ibu sdh menandai sepanjang jalan yg kita lalui dgn ranting2 kayu. Ibu takut kau tersesat, ikutilah tanda itu agar kau selamat sampai dirumah. "
Setelah mendengar kata2 tsb, si anak menangis dgn sangat keras, kemudian langsung memeluk ibunya dan kembali menggendongnya utk membawa si Ibu pulang kermh.
Pemuda tsb akhirnya merawat Ibu yg sangat mengasihinya sampai Ibunya meninggal.

NB : "Orang Tua" bukan barang rongsokan yg bisa dibuang atau diabaikan setelah terlihat tdk berdaya.
Krn pd saat engkau sukses atau saat engkau dlm keadaan susah, hanya "Orang Tua" yg mengerti kita dan batinnya akan menderita kalau kita susah.
"Orang Tua" kita tdk pernah meninggalkan kita, bagaimanapun keadaan kita, walaupun kita pernah kurang ajar kpd orang tua.
Namun "Orang Tua" kita akan tetap mengasihi kita.
Selamat datang di blog RUMAH BACA, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!!